17 Nov 2013
6 Sept 2013
Sabarnya Ayub As, Sabarnya Sulaiman As, Sabarnya Yusuf As, Dan Sabarnya Musa As
Ini
bukan untuk membandingkan tingkat kesabaran diantara tiap nabi tersebut, tapi
sebuah ilustrasi yang memudahkan kita untuk memahami jenis-jenis kesabaran.
Sabar ujian kesusahan Nabi Ayub as
Sungguh
Ayub as seorang yang sangat sabar melawan godaan kesusahan yang berniat
mematahkan keteguhan imannya? Allah telah mengujinya dengan berbagai
penderitaan sakit fisik luar dan dalam yang sangat dahsyat dan menjijikkan, dan
itu terjadi hampir sepanjang usianya.
Sabar ujian kesenangan Nabi Sulaiman as
Sabar ujian kesenangan Nabi Sulaiman as
Sanggupkah
kita sesabar Sulaiman as ketika ia melawan godaan kesenangan dunia yang ingin
menutup hatinya? Bukankah kesenangan lebih mudah membuat kita melupakan Sang
Pencipta Kesenangan ? Sungguh Sulaiman as tetap tegar dalam keimanan, walau
Allah mengujinya dengan kerajaan yang besar, pasukan yang besar, kekayaan yang
melimpah, istri yang cantik dan sebagainya.
Mangkuk Yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut
Rasulullah
SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abakar ra., Umar ra., Utsman ra., dan ‘Ali ra., bertamu
ke rumah Ali ra. Di rumah Ali ra. istrinya Sayidatina Fathimah ra. putri
Rasulullah SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah
mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut
terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua
sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut
(Mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut).
Abu bakar ra. berkata, “Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut”.
Umar ra. berkata, “Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut”.
Utsman ra. berkata, “Ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan ber’amal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut”.
3 Sept 2013
Tiga Belas Penawar Racun Kemaksiatan
1. Anggaplah besar dosamu
Abdullah bin Mas'ud radhiallahu anhu berkata,
''Orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah ia duduk di bawah gunung, ia
takut gunung tersebut menimpanya.
Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa) dosanya seperti lalat yang lewat di atas
hidungnya.''
2. Janganlah meremehkan dosa
Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda,
''Janganlah kamu meremehkan dosa, seperti kaum yang singgah di perut lembah.
Lalu seseorang datang membawa ranting dan seorang lainnya lagi datang membawa ranting
sehingga mereka dapat menanak roti mereka. Kapan saja orang yang melakukan
suatu dosa menganggap remeh suatu dosa, maka itu akan
membinasakannya.'' (HR. Ahmad dengan sanad yang hasan)
membinasakannya.'' (HR. Ahmad dengan sanad yang hasan)
3. Janganlah mujaharah (menceritakan dosa)
Ibnu Khaldun, Ilmuwan Bergelar Aneka ‘Bapak‘
Bagi pecinta ilmu, nama Ibnu Khaldun hampir bisa dipastikan sebagai salah satu yang dikenalnya dengan baik. Sebab, sebagaimana Ibnu Sina, Ibnu Khaldun menguasai berbagai macam ilmu dan menuliskannya dengan baik sehingga karya-karyanya masih bisa dinikmati hingga kini.
Terus Melegenda
Ibnu Khaldun bernama lengkap Abdurrahman Ibnu Khaldun Al-Magribi Al-Hadrami Al-Maliki. Lahir di Tunisia pada 1 Ramadhan 732 H (27/5/1332 M). Tunisia ketika itu merupakan pusat ulama dan sastrawan besar. Ibnu Khaldun tumbuh-kembang di wilayah yang -kala itu- dilanda persaingan dan persekongkolan antarkelompok politik. Namun, situasi tak kondusif itu tak menyurutkan semangatnya untuk tekun menuntut ilmu di berbagai bidang.
30 Aug 2013
Istimewanya Wanita Islam
Kaum
feminis bilang susah jadi wanita ISLAM, lihat saja peraturan dibawah ini
:
1.
Wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.
2.
Wanita perlu meminta izin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi tidak
sebaliknya.
3.
Wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
4.
Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
5.
Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan
anak.
6.
Wanita wajib taat kepada suaminya tetapi suami tak perlu taat pada
isterinya.
7.
talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.
8.
Wanita kurang dalam beribadat karena masalah haid dan nifas yang tak ada pada
lelaki.
makanya
mereka nggak capek-capeknya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA
ISLAM"
29 Aug 2013
Enam Siswa SMA Injak Alquran
SUKARAJA – Ini betul-betul tak mendidik. Hanya untuk mendapatkan pengakuan siswanya telah merokok di sekolah, oknum guru di SMAN 6 Seluma berinisial AA menantang 8 siswanya untuk berani menginjak kitab suci umat Islam Alquraan.
Gilanya, 6 dari 8 siswa sekolah tersebut untuk meyakinkan AA kalau mereka memang tak merokok nekat meladeni tantangan itu. Alhasil Alquran pun diinjak. Sontak kejadian demikian menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Seluma. Kontroversi ulah siswa dan guru yang membuat tantang demikian bermunculan, umumnya mengecam tindakan demikian. Apalagi ada orang tua siswa mengaku, usai menginjak Alquraan anaknya seperti orang yang hilang ingatan (linglung).
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured Post
Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...
-
Suara anda sangat mempengaruhi nasib dan kemajuan Kabupaten Seluma 5 tahun mendatang,. Mahasiswa yang di Bengkulu, jangan lewatkan untuk iku...
-
Ucun Ngulang Miang dimano be kito kuliah asak jemo seluma itu samo bae,ndo gango bedao kawan2.aq yakin ...