Badan Pengawas Telekomunikasi, IT, dan Komunikasi Massa
Federal Rusia (Roscomnadzor) memperingatkan media untuk tidak menerbitkan dan
mengedarkan karikatur bertema reliji.
"Mencetak dan mendistribusikan karikatur bertema agama
dapat dianggap menyinggung atau merendahkan denominasi agama dan
asosiasi," demikian penjelasan Roskomnadzor seperti termuat dalam situsnya.
"Menghasut kebencian terhadap satu etnis dan agama
merupakan pelanggaran hukum langsung," lanjut pengumuman itu.
Roscomnadzor merasa perlu mengingatkan semua media di Rusia,
menyusul pencetakan besar besaran edisi khusus Charlie Hebdo, majalah penista
agama atas nama kebebasan berbicara, sebanyak lima juta eksemplar dan
didistribusikan ke 25 negara.