6 Dec 2010

Bensin Eceran Tembus Rp 10 Ribu Per Liter

Senin, 06 Desember 2010

SAM, BE - Masyarakat Seluma benar-benar menjadi resah dengan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium. Setelah belum lama ini mencuat SPBU Tais nomor 24-385-07 diduga hanya mengutamakan jerigen serta buka malam hari dan siang hari ditutup, kini harga bensin eceran meroket tinggi. Per liter bensin tembus harga Rp 10 ribu..
Harga eceran bensin yang paling mahal di Seluma terdapat di wilayah Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) dan Kecamatan Semidang Alas (SA). Kedua kecamatan ini merupakan wilayah yang paling jauh dengan SPBU Tais maupun SPBU Sukaraja.

Sementara, di wilayah lainnya, harga bensin eceran masih bervariasi, antara Rp 6 ribu per liter sampai Rp 8 ribu per liter. Sementara untuk mendapat BBM baik jenis premium atau bensin maupun jenis solar di SPBU sangat sulit.

Seluma Konsisten Umumkan Semua Nilai Tes

 Senin, 06 Desember 2010

TAIS, BE - Sekretaris Daerah (Sekkab) Seluma, Drs H Mulkan Tajudin MM mengatakan Pemkab Seluma akan terus konsisten mengumumkan semua nilai hasil tes peserta CPNS.
Alasannya, bukan hanya untuk transparansi rekrutmen CPNS tapi juga karena Seluma merupakan pelopor pemda di provinsi Bengkulu yang pertama kali mengumumkan semua nilai hasil tes CPNS pada formasi tahun-tahun sebelumnya.

“Sejak awal memang Bupati Seluma, H Murman Effendi SE SH MH ingin proses rekrutmen CPNS di Seluma ini transparan. Sehingga dulu kita yang duluan mengumumkan semua hasil tes peserta di media massa . Hal ini akan kita lakukan lagi,: ungkap Sekkab Mulkan.

Data 'Tembak' PBB Naik 2 Ribu Persen

 Senin, 06 Desember 2010

SELUMA TIMUR, BE - Instansi pemerintah yang terkait dengan pendataan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Provinsi Bengkulu mesti mendata ulang besaran PBB. Terutama untuk wajib pajak PBB di Kecamatan Seluma Timur. Pasalnya, data disinyalir diambil dengan cara ‘tembak’ (pendataan berdasar perkiraaan semata), ada PBB warga yang naik 2 ribu persen di tahun 2010 dari tahun sebelumnya.

Sementara, ada wajib pajak yang dinaikkan di luar akal logika, terdapat lagi puluhan bil pajak wajib di Seluma Timur yang double.

Kades Lubuk Gio Belum Dicopot

 Senin, 06 Desember 2010

TAIS, BE - Asisten I Pemkab Seluma, H Syaiful A Dali SE mengatakan, sampai saat ini Pemkab Seluma belum mencopot jabatan Kades Lubuk Gio Kecamatan Talo, berinisial Nn. Namun, sejak beberapa waktu lalu, mandat pemerintah desa sudah diberikan kepada sekdes untuk memegang wewenang jabatan kades sementara. 

Dijelaskan Syaiful, kebijakan tersebut diambil diketahui Kades Nn tak berada di tempat. Sedangkan menurut keterangan warga Lubuk Gio serta dari berbagai data yang dikumpulkan Bagian Pemerintahan Desa/Keluraha Pemkab Seluma, Kades Nn diduga sengaja melarikan diri dari rumah karena diduga terlibat kasus jambret yang TKP-nya di Bengkulu Selatan.

“Pemerintah desa Lubuk Gio sementara kita berikan wewenang jabatan kades kepada sekdes. Karena Kadesnya tidak berada di tempat. Tapi, perlu kita tegaskan, kebijakan ini dilakukan hanya karena kades tak berada di tempat. Bukan karena dugaan terlibat kasus kejahatan,” ungkap Assisten Bidang Pemerintahan itu.

Kerugian Rp 1 Juta, Keluarga Tak Bisa Makan

Senin, 06 Desember 2010

SUDAH jatuh tertimpa tangga. Lagi miskin tertimpa musibah. Demikian dialami oleh Badrun (41) dan keluarga warga Desa Maras Jauh Kecamatan Semidang Alas (SA), Seluma. Rumah tak layak huni miliknya terbakar, akibat api dapur menyambar dinding. Bagaimana penderitaan warga ini?

HERWAN SALEH, Seluma
PERISTIWA kebakaran rumah Badrun terjadi sekitar pukul 09.30 WIB kemarin. Ketika itu, seisi rumah tengah bersiap untuk berangkat ke ladang. Tiba-tiba, bara api sisa memasak di dapur menyambar dinding dapur yang terbuat dari bambu. Dapur itu hanya berukuran sekitar 2 meter x 4 meter sebagian beratap seng sebagian lagi beratap rumbia.

Untung, ketika kejadian itu warga sekitar tengah ramai. Warga lainnya yang tak jauh dari rumahnya tengah menggelar pesta pernikahan. Sehingga puluhan warga di pesat itu berlarian membantu memadamkan api.

Al hasil, api dapat dikendalikan setelah sekitar 7 menit berlangsung. Rumah utama yang berukuran sekitar 4 meter x 5 meter berdinding papan murahan masih utuh. Namun, dapur dan seisinya yang berupa perabotan memasak yang sederhana dan beras ludes menjadi abu.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...