17 Feb 2012

Tabrakan, 4 Tewas Seketika


Jalan lintas Provinsi, kemarin (16/2) dibasahi darah. Empat orang tewas seketika dalam kecelakaan lalu lintas yang berlangsung di dua tempat berbeda. Korban terbanyak di ruas Jalan Bengkulu – Kabupaten Seluma, tepatnya di Desa Dermayu Kecamatan Sukaraja. Tiga remaja tewas seketika dalam kecelakaan adu kambing motor vs motor, sekitar pukul 17.00 WIB.
Dua orang korban diketahui bernama Eko (17) dan Defri (18), warga Desa Sukamaju Kecamatan Sukaraja, mengendarai sepeda motor bebek Revo. Sementara 1 korban tewas lainnya, Ando (14) pengendara sepeda motor Supra X lawan korban Eko dan Defri. Tak hanya itu 1 korban luka-luka Redo Nardo (14) rekan Ando, keduanya warga Keban Agung Kecamatan Air Periukan. Ketiga jenazah korban tewas dari Kabupaten Seluma itu sempat dilarikan ke RSUD M Yunus dan dimasukkan ke kamar mayat hingga ada keluarga yang datang menjemput. Sedangkan Redo Nardo menjalani perawatan medis di Puskesmas Dermayu.

Murid-Murid SD Menantang Maut


Nasib siswa di Kabupaten Lebak, Banten, yang terpaksa melintasi jembatan gantung darurat untuk pergi bersekolah, juga terjadi di Desa Gelombang, Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma. Setiap pagi, murid-murid SD di desa tersebut harus menantang maut dengan melintasi jembatan yang tinggal kawatnya saja, karena jembatan tidak berlantai lagi.
Jembatan sepanjang lebih kurang 100 meter dengan ketinggian lebih kurang 15 meter ini melintasi Sungai Air Alas. Jembatan ini menghubungkan Desa Gelombang dengan Bandung Agung. Jembatan juga merupakan sarana penghubung bagi masyarakat dan murid yang niat pergi ke sekolah. Memang ada jalan alternatif, namun jalan ini terlalu jauh karena memutar. Sehingga warga memilih untuk melewati jembatan ini kendati harus menantang bahaya.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...