15 Jan 2015

Hazim Muzadi Nilai ISIS dan Aliran Keras Ancam Keutuhan NKRI

SURABAYA (voa-islam.com) - Nahdhatul Ulama (NU) sebagai Ormas yang mengklaim dirinya sebagai Ormas Islam terbesar di Indonesia, merasa bahwa dengan hadirnya banyak aliran yang anti-pancasila dan bercita cita ingin membuat Negara Islam adalah ancaman nyata untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itulah yang menjadi pembahasan serius para Ulama,Tokoh serta Kiyai NU saat Halaqoh Pengasuh Pesantren di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang (11/01). Terlebih munculnya video ancaman salah seorang yang mengaku anggota ISIS yang berasal dari Indonesia yang mengancam NKRI.

NU tak tinggal diam, para Ulama, Kiyai serta Tokoh Nahdhiyin bertekad untuk membela NKRI hingga titik penghabisan, karena bagi NU, membela negara adalah bagian yang harus dipejuangkan dan itu bagian keyakinan yang ada pada Aswaja NU.

Prancis Perpanjang Misi Lawan Kelompok Islam di Irak

PARLEMEN Prancis melakukan pemungutan suara pada Selasa (13/1) untuk mempepanjang misi militer dengan dalih melawan ISIS di Irak yang dimulai beberapa bulan lalu.

Menurut CNN, sebanyak 488 suara anggota parlemen melawan satu suara, dan membuat keputusan itu hampir bulat. Keputusan ini dibuat setelah  di penyerangan kantor media satire Charlie Hebdo. Meski banyak pihak menilai serangan itu tak lebih disebabkan ulah Charlie Hebdo yang membuat karikatur Nabi Muhammad.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...