4 Jan 2014

Andai Surga Dan Neraka Tidak Ada


KotaSantri.com - Aku masih duduk di sajadahku ketika orang-orang telah meninggalkan masjid ini, pun ketika beberapa lampu mulai dimatikan. Ku tatap beberapa ayat Al-Qur'an yang tertulis rapi menghias ruang dalam masjid. Ada getaran halus dihatiku yang entah darimana asalnya tiap kali aku menatap lingkaran kecil di dinding yang bertuliskan 'Allah'. Aku duduk bersimpuh, kutatap nama-Nya dan aku mulai merenungi diriku.

Tentang apa yang kuperbuat, apa yang kukatakan, tentang apa yang kupikirkan, dan tentang apa yang kurasakan. Tak dapat lagi kutahan derai air mata yang mulai merembes dipipiku, aku sendiri bingung kenapa?? Yang kutahu saat ini aku hanya ingin menangis, menangis dan terus menangis. 

Aku mulai merasakan betapa hinanya aku di hadapanNya, aku yang masih memiliki berjuta kesombongan, yang masih riya' di hadapan manusia, yang masih mendustakan nikmatNya dan entah apa lagi yang kupikirkan. Aku benar-benar hina dihadapanNya. 

Aku mulai bertanya pada diriku sendiri, mengapa aku kemari? Mengapa aku bersujud padaNya? Mengapa aku meninggalkan laranganNya? Dan mengapa aku berusaha untuk melakukan perintahNya? Adakah karena aku mencintai Nya? Atau karena yang lainnya??? 

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...