KotaSantri.com - Aku masih duduk di sajadahku ketika orang-orang telah
meninggalkan masjid ini, pun ketika beberapa lampu mulai dimatikan. Ku tatap
beberapa ayat Al-Qur'an yang tertulis rapi menghias ruang dalam masjid. Ada
getaran halus dihatiku yang entah darimana asalnya tiap kali aku menatap
lingkaran kecil di dinding yang bertuliskan 'Allah'. Aku duduk bersimpuh,
kutatap nama-Nya dan aku mulai merenungi diriku.
Tentang apa yang
kuperbuat, apa yang kukatakan, tentang apa yang kupikirkan, dan tentang apa yang
kurasakan. Tak dapat lagi kutahan derai air mata yang mulai merembes dipipiku,
aku sendiri bingung kenapa?? Yang kutahu saat ini aku hanya ingin menangis,
menangis dan terus menangis.
Aku mulai merasakan betapa hinanya aku di
hadapanNya, aku yang masih memiliki berjuta kesombongan, yang masih riya' di
hadapan manusia, yang masih mendustakan nikmatNya dan entah apa lagi yang
kupikirkan. Aku benar-benar hina dihadapanNya.
Aku mulai bertanya pada
diriku sendiri, mengapa aku kemari? Mengapa aku bersujud padaNya? Mengapa aku
meninggalkan laranganNya? Dan mengapa aku berusaha untuk melakukan perintahNya?
Adakah karena aku mencintai Nya? Atau karena yang lainnya???