1. Kenapa
kita perlu bersikap tegas ke media yang melakukan diskriminasi pemberitaan? Karena
setiap ada kasus yg memojokkan soal Islam dan #LAWAN!
2. Menyudutkan
Islam, mereka bisa minta pembelaan ke Dewan Pers (DP) dan Komisi Penyiaran
Indonesia (KPI). DP dan KPI meski menyalahkan #LAWAN!
3. Pemberitaan
tapi tak akan ada tindakan nyata. Kasus @Metro_TV soal #Rohis misalnya, DP dan KPI
cuma bilang ada yang keliru dari MetroTV #LAWAN!
4. Di
belakang layar, kawan2 @Metro_TV, DP, KPI, senyum2 sambil mencibir. Kawan2
dianggap fanatik dan tak toleran. ini sudah lazim #LAWAN!
5. Dan
kawan2 aktivis asongan, yang ngaku pejuang HAM, pun selalu bungkam karena takut
dianggap tak toleran. Kenapa? karena mereka butuh media #LAWAN!
6. Mereka
punya LSM, punya lembaga survey, punya portal online, punya sekolah dan lembaga
demokrasi. Sewaktu2 butuh publikasi #LAWAN!
7. selain
aktivisi asongan, banyk intelektual yang jadi tukang. Mereka juga tak mungkin
ikut komentar. Takut tak dijadikan narasumber. #LAWAN!