3 Sept 2013

Tiga Belas Penawar Racun Kemaksiatan


1. Anggaplah besar dosamu

Abdullah bin Mas'ud radhiallahu anhu berkata, ''Orang beriman melihat dosa-dosanya seolah-olah ia duduk di bawah gunung, ia takut gunung  tersebut menimpanya. Sementara orang yang fajir (suka berbuat dosa)  dosanya seperti lalat yang lewat di atas hidungnya.''


2. Janganlah meremehkan dosa

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ''Janganlah kamu meremehkan dosa, seperti kaum yang singgah di perut lembah. Lalu seseorang datang membawa ranting dan seorang lainnya lagi datang membawa ranting sehingga mereka dapat menanak roti mereka. Kapan saja orang yang melakukan suatu dosa menganggap remeh suatu dosa, maka itu akan
membinasakannya.'' (HR. Ahmad dengan sanad yang hasan)



3. Janganlah mujaharah (menceritakan dosa)

Ibnu Khaldun, Ilmuwan Bergelar Aneka ‘Bapak‘

Bagi pecinta ilmu, nama Ibnu Khaldun hampir bisa dipastikan sebagai salah satu yang dikenalnya dengan baik. Sebab, sebagaimana Ibnu Sina, Ibnu Khaldun menguasai berbagai macam ilmu dan menuliskannya dengan baik sehingga karya-karyanya masih bisa dinikmati hingga kini. 

Terus Melegenda

Ibnu Khaldun bernama lengkap Abdurrahman Ibnu Khaldun Al-Magribi Al-Hadrami Al-Maliki. Lahir di Tunisia pada 1 Ramadhan 732 H (27/5/1332 M). Tunisia ketika itu merupakan pusat ulama dan sastrawan besar. Ibnu Khaldun tumbuh-kembang di wilayah yang -kala itu- dilanda persaingan dan persekongkolan antarkelompok politik. Namun, situasi tak kondusif itu tak menyurutkan semangatnya untuk tekun menuntut ilmu di berbagai bidang.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...