23 Aug 2013

PRIORITAS TERHADAP AMAL PERBUATAN



PRIORITAS TERHADAP AMAL PERBUATAN YANG LEBIH
LAMA MANFAATNYA DAN LEBIH LANGGENG KESANNYA

KALAU manfaat suatu pekerjaan lebih  luas  jangkauannya, maka hal  itu  lebih  dikehendaki dan diutamakan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Begitu pula halnya dengan pekerjaan yang lebih lama dan  kekal  pengaruhnya. Setiap kali suatu perbuatan itu lebih lama manfaatnya maka  pekerjaan  itu  lebih  utama  dan  lebih dicintai oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, shadaqah yang lama manfaatnya lebih diutamakan.

Misalnya  memberikan domba yang mengandung, unta  yang mengandung, dan lain-lain,  di  mana  orang  yang  menerima shadaqah itu dan juga keluarganya dapat  memanfaatkan  susunya selama bertahun-tahun.

IMAM AL-GHAZALI DAN FIQH PRIORITAS



DI ANTARA ulama yang memberikan perhatian  besar  kepada  fiqh prioritas  dan  mengkritik  cara  hidup masyarakat Muslim yang berlebih-lebihan ialah Imam al-Ghazali. Hal ini tampak  dengan jelas  dalam  ensiklopedianya,  al-Ihya' 'Ulum al-Din. Pembaca buku ini akan menemukan pembahasan tersebut  pada  seperempat buku,  dan  juga  buku  al-Arba'in-nya. Lebih jelas lagi dalam bukunya, Dzamm al-Ghurur, yang merupakan bagian kesepuluh dari al Muhlikat.

Di  dalam kajian itu disebutkan berbagai kelompok manusia yang tertipu tetapi mereka tidak menyadarinya. Al-Ghazali   menyebut   orang-orang   yang    memiliki    ilmu pengetahuan,   ahli   ibadah  dan  amalan,  orang-orang  sufi, orang-orang kaya dan, juga orang-orang awam.  Dia  menyebutkan ketertipuan   orang-orang  dari  masing-masing  kelompok,  dan bagaimana  mereka  tertipu  oleh  hawa  nafsu   mereka,   atau bagaimana   setan-setan  mereka  memperindah  perbuatan  buruk mereka, sehingga  mereka  melihatnya  sebagai  perbuatan  yang baik.  Setan  telah  memberikan  sifat dan gambaran yang baru, yang harus mereka ikuti.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...