4 Dec 2010

PESISIR SELUMA RUSAK, BENGKULU TERANCAM PUNAH


Kawasan pantai rimbun dengan hijau hutan bakau  seluas 10 ha, dan  kawasan Cagar Alam Pasar Talo, kini yaris ludes. Sepanjang garis pantai, dalam tiga tahun terakhir terancam abrasi akut. Angin besar kerap menerpa pemukiman penduduk yang hanya berjarak 50 m dari bibir pantai. Mayoritas masyarakat yang semula menggantungkan hidupnya dari hasil laut kini gigit jari.

“Daya rusak kegiatan  penambangan pasir besi pesisir Seluma Bengkulu sangat besar dan berpotensi merugikan masyarakat. Dampak negatif operasi perusahaan tambang itu sangat besar, seharusnya Bupati menghentikan kegiatan pertambangan pasir dan memaksa perusahan mereklamasinya,” ujar Siti Maemunah, Koordinator Jatam  lewat  siaran pers yang diterima Batak Pos di Jakarta, Kamis (263) sore.

Penambangan Pasir Besi Ancam Tenggelamkan Pantai Seluma

Sriwijaya Post - Jumat, 13 November 2009

BENGKULU - Sekitar 30 Km persegi kawasan pantai dan puluhan desa di Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, terancam tenggelam di laut akibat penambangan pasir besi secara besar-besaran.

Padahal pendapatan asli daerah (PAD) yang diperoleh dari penambangan sangat kecil yaitu Rp 10 juta per tahun, sedangkan pasir yang dikeruk setiap hari jumlahnya mencapai ribuan meter kubik, kata Sub Komisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, Yosep Adi Prasetyo di Bengkulu, Kamis (12/11).

Menurut penelitian, katanya, pengerukan pasir besi di kawasan pantai Rawa Indah di daerah itu tidak sebanding dengan kerusakan alam dan kerugian warga setempat.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...