Senin, 06 Desember 2010
SUDAH jatuh tertimpa tangga. Lagi miskin tertimpa musibah. Demikian dialami oleh Badrun (41) dan keluarga warga Desa Maras Jauh Kecamatan Semidang Alas (SA), Seluma. Rumah tak layak huni miliknya terbakar, akibat api dapur menyambar dinding. Bagaimana penderitaan warga ini?
HERWAN SALEH, Seluma
PERISTIWA kebakaran rumah Badrun terjadi sekitar pukul 09.30 WIB kemarin. Ketika itu, seisi rumah tengah bersiap untuk berangkat ke ladang. Tiba-tiba, bara api sisa memasak di dapur menyambar dinding dapur yang terbuat dari bambu. Dapur itu hanya berukuran sekitar 2 meter x 4 meter sebagian beratap seng sebagian lagi beratap rumbia.
Untung, ketika kejadian itu warga sekitar tengah ramai. Warga lainnya yang tak jauh dari rumahnya tengah menggelar pesta pernikahan. Sehingga puluhan warga di pesat itu berlarian membantu memadamkan api.
Al hasil, api dapat dikendalikan setelah sekitar 7 menit berlangsung. Rumah utama yang berukuran sekitar 4 meter x 5 meter berdinding papan murahan masih utuh. Namun, dapur dan seisinya yang berupa perabotan memasak yang sederhana dan beras ludes menjadi abu.
Kerugian yang diderita Badrun dan keluarga ditaksir sekitar Rp 1 juta. Bagi warga berkecukupan, kerugian sebesar Rp 1 juta itu memang tak seberapa. Tapi, bagi Badrun dan keluarga, kerugian itu begitu besar.
Akibat kebakaran itu, perabotan berupa kuali, periuk, panci, cangkir, piring dan sebagainya yang semuanya berharga murah, keluarga Badrun sudah tak punya lagi. Bahan yang tak berlantai dengan dinding murahan itu pun sulit baginya untuk diganti lagi.
“Kami dapat musibah, perabotan kami habis. Dapur dan beras terbakar semua,” ungkap Badrun nampak ragu-ragu bercerita kepada wartawan ketika ditemui di rumahnya, kemarin.
Sementara itu, Kades Maras Jauh, Darlan menuturkan, akibat kebakaran yang dialami Badrun dan keluarga, warganya itu sudah sudah mengalami kerugian yang besar untuk ukuran warga kurag mampu. Karena beras untuk makan sehari-hari sudah habis, dan perabotan memasak didapur juga sudah habis.
Bila ini tak ada uluran dermawan, logikanya bisa beberapa hari mereka tak bisa makan.
“Semoga Dinas Sosial dapat memeprhatikan masalah ini. Kita berharap minimal korban kebakaran ini diberi bantuan panik,” kata Kades Darlan. (**)
Sumber Berita : http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=21&artid=24510
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...
-
Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Seluma berinisial ME menjadi tersangka pada kasus suap berkaitan dengan p...
-
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat ini telah mengantongi sembilan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Seluma. Sembilan kas...
-
Senin, 06 Desember 2010 TAIS, BE - Sekretaris Daerah (Sekkab) Seluma, Drs H Mulkan Tajudin MM mengatakan Pemkab Seluma akan terus konsis...
No comments:
Post a Comment