Jumat, 14 Januari 2011
SAM, BE - Warga Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Seluma begitu gembira mendapat gedung Balai Serba Guna yang dibangun Pemkab Seluma di dekat kantor camat SAM di Desa Kembang Mumpo. Gedung berukuran 20 meter x 25 meter itu diminta warga agar diresmikan oleh bupati. Saking seriusnya, warga menyumbang kerbau untuk acara peresmian gedung itu.
Keseriusan warga tersebut tercermin ketika peserta pantia peresmian gedung yang difasilitasi Camat SAM, Jahuti SAg kemarin. Puluhan orang panitia yang berkumpul besama siang kemarin itu yang terdiri dari kepala-kepala sekolah, guru, medis, para PNS dan tokoh masyarakat itu secara spontan dalam waktu yang begitu singkat, hanya beberapa menit saja memberikan sumbangan sebesar Rp 8 juta untuk tambahan dana membeli seekor kerbau untuk dipotong pada hari H.
18 Jan 2011
Jaksa Usur Kasus PLTMH Air Melancar
Sabtu, 08 Januari 2011
SELUMA TIMUR, BE - Keluhan warga Desa Air Melancar Kecamatan Semidang Alas (SA), Seluma terhadap mesin pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) yang tak berfungsi dijawab jaksa. Sejak proyek PLTMH itu dibangun tahun anggaran 2008 lalu, sampai kini tak ada penyelesaiannya karena diduga terjadi penyimpangan dan korupsi.
Jaksa menjawabnya, bukan dengan melanjutkan pengerjaan proyek senilai Rp 800 juta dari APBN 2008 itu sampai listrik nyala. Tapi Kejaksaan Negeri (Kajari) Tais melakukan pengusutan terhadap proyek tersebut.
Dugaan sementara, pembangunan PLTMH tersebut tak selesai dikerjakan, lalu dananya dicairkan seluruhnya atau proyek dikerjakan asal-asal hingga hasilnya tak dapat dimanfaatkan.
SELUMA TIMUR, BE - Keluhan warga Desa Air Melancar Kecamatan Semidang Alas (SA), Seluma terhadap mesin pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) yang tak berfungsi dijawab jaksa. Sejak proyek PLTMH itu dibangun tahun anggaran 2008 lalu, sampai kini tak ada penyelesaiannya karena diduga terjadi penyimpangan dan korupsi.
Jaksa menjawabnya, bukan dengan melanjutkan pengerjaan proyek senilai Rp 800 juta dari APBN 2008 itu sampai listrik nyala. Tapi Kejaksaan Negeri (Kajari) Tais melakukan pengusutan terhadap proyek tersebut.
Dugaan sementara, pembangunan PLTMH tersebut tak selesai dikerjakan, lalu dananya dicairkan seluruhnya atau proyek dikerjakan asal-asal hingga hasilnya tak dapat dimanfaatkan.
Rambu Jalan Tak Jelas, Banyak Pelintas Tersesat
Jumat, 14 Januari 2011
TAIS, BE - Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar) yang menghubungkan Bengkulu-Jakarta di Tais, Seluma tak jelas. Penyebabnya, banyak persimpangan yang dibangun setelah dibangun banyak ruas jalan baru untuk wilayah ibukota kabupaten itu tak cukup rambu-rambu lalulintas. Akibatnya, setiap hari puluhan pengendara lintas provinsi dan lintas pulau tersesat di Tais.
Setidaknya ada 3 titik paling rawan tersesat di Tais. Yakni di simpang kantor bupati di Desa Talang Saling Kecamatan Seluma, di Simpang Tiga Tais-Pasar Seluma di Kelurahan Pasar Tais dan di simpang Perwakilan Kodim 0408 BS di Tais. Selain itu, simpang Bendungan Seluma di Desa Lubuk Lintang dan Simpang Puguk di Desa Bungamas.
TAIS, BE - Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar) yang menghubungkan Bengkulu-Jakarta di Tais, Seluma tak jelas. Penyebabnya, banyak persimpangan yang dibangun setelah dibangun banyak ruas jalan baru untuk wilayah ibukota kabupaten itu tak cukup rambu-rambu lalulintas. Akibatnya, setiap hari puluhan pengendara lintas provinsi dan lintas pulau tersesat di Tais.
Setidaknya ada 3 titik paling rawan tersesat di Tais. Yakni di simpang kantor bupati di Desa Talang Saling Kecamatan Seluma, di Simpang Tiga Tais-Pasar Seluma di Kelurahan Pasar Tais dan di simpang Perwakilan Kodim 0408 BS di Tais. Selain itu, simpang Bendungan Seluma di Desa Lubuk Lintang dan Simpang Puguk di Desa Bungamas.
6 Jan 2011
HENTIKAN KEKEJAMAN TERHADAP HONORER
Kamis, 06 Januari 2011
TAIS, BE - Kasus pemotongan honor honorer di RSUD Tais yang berujung 2 orang honorer dipecat dan kasus dugaan honor 2 honorer Kelurahan Masmambang Kecamatan Talo tak dibayar mulai mendapat sorotan dewan. Salah seorang anggota DPRD Seluma Drs Sudiman menilai kedua kasus tersebut merupakan tindak kekejaman pihak tertentu terhadap honorer.
Menurut Sudiman, betapa kejamnya perlakuan terhadap masing-masing honorer itu. Honorer di RSUD Tais Sr, Ji diberhentikan setelah adanya pemeriksaan inspektorat untuk mengungkap kasus pemotongan honor honorer. Sudah honor mereka dipotong sampai 15 persen, lalu setelah diproses malah honorernya yang dibuang.
TAIS, BE - Kasus pemotongan honor honorer di RSUD Tais yang berujung 2 orang honorer dipecat dan kasus dugaan honor 2 honorer Kelurahan Masmambang Kecamatan Talo tak dibayar mulai mendapat sorotan dewan. Salah seorang anggota DPRD Seluma Drs Sudiman menilai kedua kasus tersebut merupakan tindak kekejaman pihak tertentu terhadap honorer.
Menurut Sudiman, betapa kejamnya perlakuan terhadap masing-masing honorer itu. Honorer di RSUD Tais Sr, Ji diberhentikan setelah adanya pemeriksaan inspektorat untuk mengungkap kasus pemotongan honor honorer. Sudah honor mereka dipotong sampai 15 persen, lalu setelah diproses malah honorernya yang dibuang.
3 PNS SELUMA TOLAK GAJIAN
Kamis, 06 Januari 2011
TAIS, BE - Tiga orang PNS di lingkungan Pemkab Seluma, masing-masing Drs Simarin MPd, Drs Khairi Sustam MSi dan Poniman SE menolak menerima gaji untuk bulan Januari 2011.
Pasalnya, ketiga PNS ini merupakan mantan pejabat esselon IIb, IIIa dan IIIb yang tak mendapat jatah jabatan lagi akibat likuidasi lembaga Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) dan pengurangan jumlah staf ahli bupati dari 5 orang menjadi 3 orang.
Karena ditolak, masing-masing gaji 3 PNS itu kini masih di tangan bendahara gaji di Pemkab Seluma. Khairi Sustam yang juga mewakili kedua rekannya kepada wartawan mengatakan mereka sengaja tidak mau mengambil gaji masing-masing kerena tak ada dasar hukum penetapan gaji mereka.
TAIS, BE - Tiga orang PNS di lingkungan Pemkab Seluma, masing-masing Drs Simarin MPd, Drs Khairi Sustam MSi dan Poniman SE menolak menerima gaji untuk bulan Januari 2011.
Pasalnya, ketiga PNS ini merupakan mantan pejabat esselon IIb, IIIa dan IIIb yang tak mendapat jatah jabatan lagi akibat likuidasi lembaga Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) dan pengurangan jumlah staf ahli bupati dari 5 orang menjadi 3 orang.
Karena ditolak, masing-masing gaji 3 PNS itu kini masih di tangan bendahara gaji di Pemkab Seluma. Khairi Sustam yang juga mewakili kedua rekannya kepada wartawan mengatakan mereka sengaja tidak mau mengambil gaji masing-masing kerena tak ada dasar hukum penetapan gaji mereka.
JALAN BERLUMPUR, TERBENGKALAI
Kamis, 06 Januari 2011
PEMBANGUNAN gedung perpustakaan SDN 138 Seluma di Dusung Pir Napal Jungur Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi tak selesai sesuai kontrak kerja, Desember 2010. Sampai awal tahun 2010 ini proyek yang bernilai sekitar Rp 80-an juta itu terbengkalai. Penyebabnya, material bangunan tak bisa diangkut dengan lancar akibat jalan berlumpur.
Seyogyanya, pembangunan gedung tersebut sudah diserahterimakan oleh pihak ketiga sebagai penyedia pekerjaan kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Seluma diakhir 2010 lalu.
Sehingga harusnya mulai masa masuk sekolah 10 Januari 2011 mendatang, gedung perpustakaan sudah dapat digunakan anak-anak dan guru. Namun karena saat ini gedung itu masih dalam proses pengerjaan belum 100 persen, sehingga dipastikan gedung itu tak dapat difungsikan sesuai jadwal.
PEMBANGUNAN gedung perpustakaan SDN 138 Seluma di Dusung Pir Napal Jungur Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi tak selesai sesuai kontrak kerja, Desember 2010. Sampai awal tahun 2010 ini proyek yang bernilai sekitar Rp 80-an juta itu terbengkalai. Penyebabnya, material bangunan tak bisa diangkut dengan lancar akibat jalan berlumpur.
Seyogyanya, pembangunan gedung tersebut sudah diserahterimakan oleh pihak ketiga sebagai penyedia pekerjaan kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Seluma diakhir 2010 lalu.
Sehingga harusnya mulai masa masuk sekolah 10 Januari 2011 mendatang, gedung perpustakaan sudah dapat digunakan anak-anak dan guru. Namun karena saat ini gedung itu masih dalam proses pengerjaan belum 100 persen, sehingga dipastikan gedung itu tak dapat difungsikan sesuai jadwal.
31 Dec 2010
DISKUSI
26 Desember 2010
baiknya diri adalah baiknya keluarga..
baiknya keluarga adalah baiknya masyarakat.
baiknya masyarakat adalah baiknya lingkungan..
baiknya lingkungan adalah baiknya negara..
baiknya negara adalah baiknya umat..
baiknya umat adalah baiknya alam secara keseluruhan...
pertanyaannyo luak apo nga masalah BUpati kitotu,,,anak'o be tetangkap makai Narkoba.........?
luak apo itu ndak mimpin jemo banyak keluarga sendiri be ndo teurus.........
baiknya keluarga adalah baiknya masyarakat.
baiknya masyarakat adalah baiknya lingkungan..
baiknya lingkungan adalah baiknya negara..
baiknya negara adalah baiknya umat..
baiknya umat adalah baiknya alam secara keseluruhan...
pertanyaannyo luak apo nga masalah BUpati kitotu,,,anak'o be tetangkap makai Narkoba.........?
luak apo itu ndak mimpin jemo banyak keluarga sendiri be ndo teurus.........
- Arif Wibowo mantap.......pemimpin bukanlah sekedar status diri tapi melainkan jati diri yg tertanam dalam hati yg tidak sembarang orang memiliki,,,sulit jika d cari ....n tidak bisa di ciptakan dengan satu click tombol magic pasti....hanya berharap n berdoa [emimpin yg seperti itu yg di nanti adalah selingkup dari bagian kita generasi muda sekarang yg ada amin ^_^
- Dendy Wr Amin ya rabb....moga untuk generasi seterusnya terlebih dahulu memntingkan kepentingan orang banyk daripado mementingkah diri sendiri.....moga kita termasuk didalmnya hhehee ( bukan hadits )
- Arif Wibowo butul butl butul ^_^
- Riky Aprizalketika seorang pemimpin gagal dalam memimpin keluarga maka sudah sangat layak seorang pemimpin tersebut untuk mundur..
ado kato2 yg cukup menarik di film KCB : ketika bapaknya ana diminta mengisi ceramah tentang pernikahan oleh ibunya ..... ...(lupa namanya) dan di tolak oleh kyai tersebut. dan ana bertanya pada bapaknya (kyai Lutfi) mengenai kenapa ditolak, dengan mata yang sendu dan kyai lutfi berkata lirih "apakah layak seorang kyai seperti saya yang mempunyai anak yang gagal dalam pernikahan memberikan ceramah tentang pernikahan"
heheheheh
- Ipum Suban nden.!!! idelanya begitu smua pmmpin kita pandang baik cos mrk figur dll... sorry....klu mnrt aq gak mesti....asal pmimpin tsb dpt amanah sbg pemimpin yg adil ke masyarakat...banyak kok pmmpin kelnya aman ...tp ma masya curang,korup dll..mmang ada hub.korelasi antara bpk dan anak maupun kelga....tapi ketika seseorang pemimpin di hadapkan dgn masalah kel yg sulit...cos!! mereka manusia juga brangkali kontrol relegiusnya yg kurang....spt pendektan agama dll...hehe beda kta.
- Riky Aprizal idelanya seorang pemimpin adalah yang amanah terhadap masyarakat. gimana mau amanah sama masyarakat kalau menjaga keluarga aja gak bisa.??? mereka juga manusia (kayak minta ampunan aja biar gak di hujat) mereka mencalon sebagai kepala daerah harus sudah siap, baik itu relegius, atau apapun agar menjadi pemimpin yang baik....
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured Post
Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...
-
Suara anda sangat mempengaruhi nasib dan kemajuan Kabupaten Seluma 5 tahun mendatang,. Mahasiswa yang di Bengkulu, jangan lewatkan untuk iku...
-
Ucun Ngulang Miang dimano be kito kuliah asak jemo seluma itu samo bae,ndo gango bedao kawan2.aq yakin ...