Jumat, 14 Januari 2011
TAIS, BE - Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinbar) yang menghubungkan Bengkulu-Jakarta di Tais, Seluma tak jelas. Penyebabnya, banyak persimpangan yang dibangun setelah dibangun banyak ruas jalan baru untuk wilayah ibukota kabupaten itu tak cukup rambu-rambu lalulintas. Akibatnya, setiap hari puluhan pengendara lintas provinsi dan lintas pulau tersesat di Tais.
Setidaknya ada 3 titik paling rawan tersesat di Tais. Yakni di simpang kantor bupati di Desa Talang Saling Kecamatan Seluma, di Simpang Tiga Tais-Pasar Seluma di Kelurahan Pasar Tais dan di simpang Perwakilan Kodim 0408 BS di Tais. Selain itu, simpang Bendungan Seluma di Desa Lubuk Lintang dan Simpang Puguk di Desa Bungamas.
Alpajri (40) warga Tais yang juga anggota KPU Seluma yang kebetulan juga sebagai pemilik rumah makan di Tais mengaku tiap hari mendapati pengendara yang tersesat. Umumnya paling banyak pengendara yang tersesat itu pada malam hari.
Biasanya, ketika kersesat, setelah menempuh jarak beberapa kilo meter dari persimpangan, baru pengendara sadar sudah tersesat karena kondisi dan tekstur badan jalan tak sama lagi dengan jalan nasional.
“Kebetulan kita mengola rumah makan. Jadi tiap hari selalu ada pengendara antara provinsi dan antar pulau yang menanyakan arah ke Jakarta atau ke Bengkulu karena sudah tersesat di sini. Masalahnya rambu-rambu lalu linta kurang,” ungkap Alpadjri.
Sementara itu, kemarin malam salah seorang pengendara dari Jakarta yang mengaku bernama Ayong (55), menuturkan sudah 3 kali tersesat dalam sekali melintas di Tais di 3 titik paling rawan tersesat itu. “Rambu-rabu jalannya nggak jelas. Kami mau ke Bengkulu sudah 3 kali tersesat di sini,” ujarnya.
SB : http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=21&artid=25385
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Featured Post
Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...
-
Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Seluma berinisial ME menjadi tersangka pada kasus suap berkaitan dengan p...
-
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat ini telah mengantongi sembilan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Seluma. Sembilan kas...
-
Senin, 06 Desember 2010 TAIS, BE - Sekretaris Daerah (Sekkab) Seluma, Drs H Mulkan Tajudin MM mengatakan Pemkab Seluma akan terus konsis...
No comments:
Post a Comment