2 Dec 2010

Proyek Diknas Seluma Rawan Penyimpangan

Kamis, 02 Desember 2010

Hal tersebut diakui anggota Komisi II DPRD Seluma, Drs Sudiman dan Jonaidi SP. Menurut Sudiman, pemeriksaan dimasud yakni bukan seperti pemeriksaan proyek oleh aparat penegak hukum yang mengusut dugaan korupsi.

Melainkan, dewan akan melakukan salah satu fungsinya sebagai lembaga pengawas (controlling). Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi penyimpangan. Karena bila tak diawasi, walau pengelolaan uang negara dilakukan oleh pelaku pendidikan tetap saja diyakini rawan penyimpangan.


“Kita sudah mendapat informasi masyarakat ada gudaan penyimpangan 3 proyek rebah gedung SMP. Yakni SMPN 13, SMPN 14 dan SMPN 7. Penyimpangannya berupa dugaan penggelapan aset seng sekolah sebanyak 92 kodi seng bekas layak pakai bernilai puluhan juta. Informasi seperti ini akan menjadi bahan dalam kita melakukan pengawasan,” kata Sudiman.

Sementara itu, Jonaidi menambahkan, puluhan paket program rehab dan pembangunan gedung gedung sekolah yang tengah berjalan tahun 2010 ini, yang akan dicek satu persatu oleh komisi II. Ini sebagai pengembangan strategi pengawasan setelah mencuatnya dugaan penggelapan aset 3 sekolah.

“Kita khawatir, bila kurang pengawasan, proyek di Diknas disinyalir ada penyimpangan. Karenanya Komisi II yang sesuai dengan tugasnya perlu melihat satu-satu,” ujarnya. (444)

Semoga penyimpangan yang ada di SELUMA segera terungkap semua...Amiin....


sumber berita : http://www.bengkuluekspress.com/ver3/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=21&artid=24453

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...