15 Jan 2012

Matah Muaro

Ribuan warga Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu mengikuti ritual matah muaro atau menjebol muara untuk mendapatkan ikan beramai-ramai di muara tersebut, Sabtu (14/1).

Camat Air Periukan Rosdiana di Bengkulu, menjelaskan, ribuan warga yang datang antara lain dari Desa Pasar Ngalam, Kungkai Baru, Tawang Rejo, Sukasari, Lawang Agung, Tais, Babaran, Bukit Peninjauan Satu dan Bukit Peninjauan Dua. "Warga Bengkulu menyaksikan ritual selama ini memiliki kegemaran mencari ikan di muara atau di laut setempat," katanya.

Ritual matah muaro adalah kegiatan menjebol muara setiap tahun dilakukan, agar seluruh masyarakat bisa memanen ikan-ikan yang ada di sekitar karena airnya sudah kering dan mengalir ke laut. Kegiatan matah muaro diawali dengan doa yang dipimpin seorang tokoh agama. Setelah berdoa bersama, sang tokoh agama lalu menyembelih seekor kambing di atas saluran yang dijebol tersebut.

Selanjutnya, ia memerintahkan puluhan warga lainnya untuk mencangkul pembatas antara muara dengan laut, agar darah kambing yang telah dipotong dapat mengalir ke arah laut. Pemotongan kambing dan mengalirkannya itu bertujuan agar pelaksanaan ritual dapat berjalan lancar tanpa hambatan apapun. Selain itu, dua ekor burung dara juga dilepaskan ke udara dengan maksud agar pelaksanaan acara berjalan sukses. Setelah proses ritual dan air muara menyusut karena mengalir ke laut, ribuan warga mulai menjaring ikan di muara.


Penulis: Yusuf Abdillah
Sumber:Antara

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...