RB. TALO KECIL – Warga terutama pengguna jalan
mengeluhkan rusaknya jembatan penghubung antara Desa Napalan dengan Desa Lubuk
Lagan dan Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil, Seluma. Pasalnya jembatan
sepanjang lebih kurang 5 meter tersebut sudah rusak parah dan membahayakan
keselamatan pengendara.
Jembatan yang melintasi Sungai Air Napal sudah cukup
lama rusak, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Jembatan
perlahan hilang karena lapuk dimakan usia. Sementara intensitas kendaraan yang
melintas jembatan tersebut cukup tinggi, mempercepat rusaknya lantai jembatan.
Untuk menghindarkan terjadinya kecelakaan, warga
setempat berinisiatif memperbaiki jembatan dengan menambal lubang yang menganga
menggunakan papan. Perbaikan yang sifatnya sementara ini tidak mampu bertahan
lama. Perlahan papan jembatan kembali rusak atau hilang karena tidak dipasang
dengan kuat.
Salah seorang warga yang kerap melintasi jembatan
ini ikut mengeluhkan kerusakan jembatan tersebut. Menurutnya, mobil yang
mencoba melintasi jembatan harus ekstra waspada. Salah-salah ban mobil bisa
slip dan mobil terperangkap di dalam lubang yang menganga. “Harus dipasang
papan lagi kalau mau lewat,” kata Dede (28) warga Desa Lubuk Lagan Kecamatan
Talo Kecil.
Jembatan semakin berbahaya ketika hujan mengguyur
daerah tersebut. Guyuran hujan menyebabkan lantai jembatan berubah menjadi
licin. Warga tentunya sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah. Apalagi
jembatan tersebut menghubungkan dua desa yakni Desa Sungai Petai dan Lubuk
Lagan dengan jalan utama. Selain itu, daerah ini juga terkenal dengan
perkebunan sawit dan karet yang cukup luas. Dengan kondisi jembatan seperti
itu, bisa menjadi kendala petani mengeluarkan hasil taninya. (bek)
No comments:
Post a Comment