Sejumlah
tokoh missionaris sudah mendeklarasikan Indonesia masa depan menjadi negara
Kristen. Ibarat lahan, Indonesia sudah siap panen.
Indonesia, negeri muslim terbesar didunia, kini siap bertranformasi menjadi negara Kristen Republik Indonesia. Kebay? Provokasi? Oh,tidak bisa ! Simaklah pernyataan gembong2 missionaris terkemukan di Indonesia, yang terangkum dalam buku berjudul Transformasi Indonesia : Pemikiran dan proses Perubahan yang dikaitkan dengan kesatuan tubuh kristus(Jakarta:Metanoia,2003).
Indonesia, negeri muslim terbesar didunia, kini siap bertranformasi menjadi negara Kristen Republik Indonesia. Kebay? Provokasi? Oh,tidak bisa ! Simaklah pernyataan gembong2 missionaris terkemukan di Indonesia, yang terangkum dalam buku berjudul Transformasi Indonesia : Pemikiran dan proses Perubahan yang dikaitkan dengan kesatuan tubuh kristus(Jakarta:Metanoia,2003).
Buku
setebal 97 halaman itu memuat mimpi dan ambisi missionaris. Isinya artikel
ringkas namun ideologis dr berbagai tokoh kristen dan aktivis missionaris di
indonesia,seperti Pdt Natan setiabudi,Niko njotoraharjo,bambang widjaja,eddy
leo,ery prasadja,iman santoso,jeff hammond,rahmat t manulang,jonathan
pattiasina,dan daniel pandji. "Agresivitas kristen di dunia Islam memang
sebuah keniscayaan",tandas Irene Handono. Kepadaku telah di berikan segala
kuasa di syurga dan di bumi. Karena itu pergilah,jadikanlah semua bangsa
murid-Ku dan baptislah mereka dlm nama bapa dan anak dan roh kudus.(markus:28:
18-19).
Dalam
buku tulisan H berkhof dan IH enklaar, Sejarah gereja(badan penerbit
kristen,1962) yang menggariskan urgensi dan strategi menjalankan misi kristen
di Indonesia : "Boleh kita simpulkan,bahwa indonesia adalah suatu daerah
pekabaran injil yang di berkati Tuhan dengan hasil yang indah dan besar atas
penaburan bibit firman Tuhan. Jumlah orang kristen sudah 13 juta lebih, akan
tetapi jangan kita lupa......di tengah2 150 juta penduduk! Jadi tugas sending
gereja2 muda di benua ini masih amat luas dan cepat".
KOLONIALISME 3-G
Setelah menduduki malaka pada 1511,pemimpin kolonial portugis Alfonso d'Albuquerqe berpidato antara lain : "Tugas besar yang harus kita abdikan kepada Tuhan kita dalam mengusir orang2 moor(muslim) dari negara ini dan memadamkan api sekte Muhammad sehingga tidak muncul lagi sesudah ini. Saya yakin, jika kita berhasil merebut jalur perdagangan malaka ini dari tangan mereka orang2 moor,kairo dan mekkah akan hancur total dan venice tidak akan menerima rempah2 kecuali para pedagangnya pergi membelinya dari portugal."
Penjajahan
belanda atas indonesia pun dibarengi aksi missionarisme. Tahun 1810, raja
william 1 mengeluarkan dekrit yang menyatakan para missionaris akan diutus ke
indonesia oleh dan atas biaya pemerintah belanda. Tahun 1835 dan 1840, keluar
dekrit, administrasi gereja di hindia belanda ditempatkan di bawah naungan
gubernur jenderal pemerintah kolonial. Tahun 1854, sebuah dekrit lain
dikeluarkan untuk mendukung misi kristen di indonesia, membiayai pembangunan gereja,
membiayai tiket pulang-pergi missionaris indonesia-belanda, menggaji para
pendeta, membantu para yatim piatu, rumah sakit dan sekolah2.
Tahun 1888, menteri urusan kolonial, kheuchenis menyatakan dukungan kepada kegiatan missionaris dan membatasi pengaruh Islam. Begitu juga J.T.Cremer menteri urusan kolonial juga membantu kegiatan missionaris.
Tahun 1901, subsidi secara besar-besaran diberikan kepada sekolah2 kristen dan lembaga2 missionaris, kemudian thn 1906-1961 secara terang-terangan mendukung kegiatan missionaris.
MENOLAK PIAGAM JAKARTA
Sudah sewajarnya dalam bila sidang2 BPUPKI tahun 1945, perwakilan Islam memperjuangkan terbentuknya NKRI yang berlandaskan Islam. Hal ini dituangkan dalam rumusan pembukaan UUD 1945 yang memuat "tujuh kata" fundamental: "KeTuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya". Konsep pembukaan inilah yg disebut Piagam Jakarta. Pada sidang BPUPKI 11 juli 1945, tokoh kristen asal maluku bernama Latuharhary, memprotes piagam jakarta. Soekarno dan KH Wachid Hasjim membela. Soekarno menegaskan, piagam jakarta adalah hasil jerih payah BPUPKI yang paling kompromistis.
Gagal
membendung aspirasi tersebut melalui persidangan, pihak kristen indonesia timur
melalui Bung Hatta mengultimatum : jika indonesia tdk mengubah mukadimah UUD
1945 hasil sdang BPUPKI (piagam jakarta), maka indonesia bagian timur tdk akn
mau bergabung dengan indonesia.
Demi kemerdekaan dan keuTuhan NKRI, para pemimpin Islam mengalah lagi. Mencatat hal ini, DR M Natsir menyatakan: "menyambut hari proklamasi 17 agustus kita bertahmid. Menyambut hari besoknya,18 agustus,kita beristighfar. InsyaALLAH umat Islam tidak akan lupa" (M Natsir: tanpa toleransi takkan ada kerukunan, dalam buku Fakta dan Data, Media Dakwah,1991).
Piagam jakarta menjadi musuh abadi kaum nasrani. Hal ini misalnya tergurat dalam tulisan Pater Wijoyo SJ yang berjudul "Tiada Toleransi Untuk Piagam Jakarta" di majalah katolik,"Hidup",no 27 thn 1989.
Tokoh katolik CSIS yang juga pembela israel,J soedjati djiwandono, di harian suara pembaruan (09/02/2004) menulis :"Mukaddimah Uud 45 tidak sakral,perlu di ganti".
Menurut Ardian Husaini (anggota komisi kerukunan umat beragama MUI), misi tulisan djiwandono itu adalah indonesia seharusnya negara sekuler, yang memisahkan politik dari agama. Dengan kata lain, kemerdekaan dan eksistensi NKRI bukanlah atas berkat Rahmat Allah yang maha kuasa.
DIMANJAKAN ORBA
Situs kristen tabloid reformata-com edisi 24 januari 2008, menurunkan laporan utama mengenai kemesraan kristen dan penguasa orba, menurut situs yang getol membela makar komunitas GKI yasmin bogor ini, sekujur pemerintahan presiden soeharto mesra dengan kristiani."kecuali diparuh terakhir masa pemerintahannya,"tulis reformata.
Dengan mengendarai golkar, tak sedikit orang kristen yang masuk dalam posisi strategis dalam pemerintahan. Diantapanya : maraden panggabean, djamin gintings,
GA siwabessy, JB sumarlin, dan radius prawiro.
Di generasi golkar berikutnya,muncul
cosmas batubara-jusuf wanandi, jacob tobing, dan david napitupulu.. DR bambang
widjaja, Gembala sidang gereja kristen perjanjian baru,dalam tulisannya
berjudul "indonesia siap mengalami transformasi" yang dimuat dalam
buku tadi,menuturkan: "Tuhan memberikan kesempatan yang luar biasa kepada
orang kristen dan cina, karena pada waktu suharto menjadi presiden,ia begitu
dekat dengan orang kristen dan cina. Kesempatan demi kesempatan diberikan kpd
orang cina dan kristen untuk melakukan bisnis diberbagai bidang. Trio RMS
(radius,mooy,sumarlin) di bidang ekonomi beragama kristen. Itu memberi
kesempatan yang diberikan kepada orang kristen supaya bangsa ini menjadi bangsa
yang mengenal Tuhan, tetapi orang kristen dan gereja tidak siap, Sehingga pada
tahun 1990-an, waktu suharto melirik kelompok lain, kelompok tersebut menuding
bahwa dua kelompok(kristen dan cina) adalah biang keladi segala persoalan yang
ada"(hal 45).
Dalam tulisannya berjudul
"transformasi-Kairos bagi indonesia", DR jeff hammond, pemimpin
gerakan sekota berdoa, menceritakan salah satu kisah sukses misi kristen di Indonesia
: "setelah peristiwa G30S/PKI, terjadi masa kairos di indonesia sehingga
dalam 6 tahun (1965-1971) ada lebih tujuh juta orang di pulau jawa menerima
yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Tuaian itu telah berjalan terus dan
banyak gereja dimana-mana telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dan
berbagai gerakan yang mulai lahir telah berdampak selama 1970-1980-an. Pada
tahun 1997, suatu masa kairos baru di indonesia telah mulai dan sekarang sedang
berjalan dan sedang menuju suatu klimaks dan ledakan besar kuasa Tuhan yang
akan membawa transformasi besar bagi seluruh bangsa indonesia."
Mengutip catatan pdt DR jan s aritonang dalam buku "sejarah perjumpaan kristen dan Islam di indonesia",jumlah tokoh dan cendikiawan kristen di golkar dan posisi mereka yang penting di pemerintahan, menimbulkan kecurigaan dan para tidak senang kalangan Islam.
"Bahkan tidak sedikit dari kalangan Islam yang merasa bahwa pemerintahan orba telah 'dibajak' atau dikuasai oleh aliansi china-katolik dan sejumlah perwira militer yang anti Islam," tulis aritonang yang sempat menjabat sebagai ketua sekolah tinggi teologi jakarta..
Tokoh yang sangat berpengaruh pada suharto adalah mayor jenderal ali murtopo. Selain asisten pribadi presiden, dia jg menjabat penasehat CSIS yang didirikan kalangan cina-Katolik pd 1971 dan menjadi think-thank pemerintahan orba.
Kees van dijk dalam bukunya "a country in despair indonesia between 1997-2000" menulis bahwa salah seorang tokoh pendiri CSIS adalah sofian wanandi. Pada 1971, pemilik nama asli liem bian koen ini salah seorang pemimpin PMKRI. Dia bergaul rapat dengan presiden suharto dan kedua asisten pribadinya yaitu ali moertopo dan soedjono hoemardani. Menurut reformata, dengan demikian banyak kebijakan orba yang "menguntungkan" kelompok kristen. Namun, mengutip aktivis HAM gustav dupe, kedekatan hubungan itu juga menimbulkan ekses negatif bagi umat kristen di indonesia.
Pertama, gereja di nina bobokan oleh situasi kedekatan itu. Sebagai akibatnya, demikian gustav, fungsi kritis profetis gereja ,yang harus menyuarakan warta kenabian melempem. Akibat negatif lain, kebijakan2 yang menguntungkan pihak kristen dianggap merugikan pihak Islam, bahkan terkesan islamophobia.
Menurut jeff hammond,sejak mei 1997,ada banyak nubuatan yang sangat signifikan tentang rencana Tuhan untuk membawa transformasi ke indonesia.
Lima pertanda yang disebutnya,yaitu (1) akan terjadi goncangan ekonomi di indonesia, (2) goncangan itu akan menyebabkan presiden yg menjabat di gulingkan, (3) setelah itu akan muncul seorang presiden didalam masa transisional, (4) akan ada presiden wanita,dan (5) indonesia akan mengalami masa tuaian besar. Satu persatu nubuatan2 itu sedang di genapi.
Masih menurut Jeff hammond, misi kristen di indonesia memandang tahun 2005 dan tahun 2020 sbg tahun penggenapan amanat agung di indonesia. Maksudnya,pada tahun itu, indonesia akan berangsur2 berubah dari impian menjadi kenyataan. Salah satu bentuk transformasi indonesia adalah terjadinya pe-tobatan sejati yang akan membawa berjuta-juta orang untuk mengenal dan menerima yesus kristus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi.
Jeff hammond akhirnya mendesak kaum Kristen
: "waktunya sudah hampir tiba. Jangan berlambat-lambat-bergegaslah. Inilah
waktu bagi anda untuk terlibat dalam penciptaan indonesia baru. Jangan hanya
menjadi penonton atau pembaca sejarah, tapi jadilah pencipta sejarah."(hal
29)
Missionaris kristen lainya, Ir rahmat t
manullang mendesak kaum kristen untuk segera berbuat, karena kondisinya sudah
sangat genting dan kesabaran Tuhan hampir habis. Bangsa indonesia harus segera
menyembah Tuhan, sebagaimana yang dikonsepkan oleh kaum kristen.
"umat Tuhan harus setia memberikan yang terbaik,baik uang, pikiran, daya ,atau apapun dan menyerahkannya kepada Tuhan agar ia menjamahnya sehingga terjadi multiplikasi sumber daya yang luar biasa. Umat Tuhan, inilah waktunya. Inilah saatnya janji Tuhan digenapi di indonesia"(hal 51)
Namun, sebagaimana dinyatakan kardinal lavie garry, ekspansi nasrani diseluruh dunia terbendung kekuatan Islam. "Tanpa di ragukan lagi, agama yang paling kuat dan tidak bisa ditaklukan adalah Islam. Karena itu, para missionaris berharap agar seluruh kaum muslim menjadi kristen."
Hal senada diakui berkhof yg mengatakan, "Kaum muslimin yang besar yang merupakan benteng agama yang sukar sekali dikalahkan oleh pahlawan2 injil".
Dan DR sidjabat pun menyatakan: "pekabaran injil di indonesia, kalau demikian, masih akan terus menghadapi "challenge" Islam di negara gugusan ini..."
bagaimana dengan fakta di afrika...tiap satu tahun kuranglebih 6 juta muslim yang pindah ke kristen?
ReplyDelete