8 Oct 2012

Ketua MUI Siap Mati


RBI, KEPAHIANG - Panitia pembangunan mesjid Agung Al-Amin Kepahiang yang juga Ketua MUI Kepahiang, Drs. H. Thobari Mu'ad menyatakan siap mati demi terbangunnya mesjid yang akan menjadi kebanggan masyarakat Kepahiang. Menurut mantan Kandepag RL itu, membangun mesjid adalah salah satu tugas mulia dan akan menjadi pahala jika mesjid itu digunakan oleh umat.

"Jangankan hanya ditetapkan sebagai tersangka, mati pun saya siap demi umat Muslim Kepahiang dapat beribadah di mesjid Agung yang akan menjadi kebanggaan masyarakat se-Provinsi Bengkulu," tegas Thobari kepada jurnalis di runag Humas dan Protokol Setda Kepahiang, Jumat (05/10).


Thobari yang tersangkut perkara dugaan pengerusakan asrama siswa SMK-SPP Bengkulu di Desa Kelobak imbas dari rencana pembangunan mesjid Agung Al-Amin. Menurutnya, jika penetapan ia menjadi tersangka oleh Polda Bengkulu adalah final maka ia tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

"Yang jelas, setiap saya bertugas di mana pun, saya ikut andil membangun mesjid. Waktu dulu saya tugas di Bengkulu Utara dan Rejang Lebong saya sukses andil dalam pembangunan mesjid dan semua masyarakat mendukung," sampainya.

Diterangkan Thobari, membangun sebuah mesjid termasuk jihad di jalan Allah SWT. Sudah seharusnya, masyarakat dan pemerintah mendukung langkah Pemkab Kepahiang tersebut. "Membangun mesjid itu adalah untuk kepentingan umat, bukan kepentingan individu. Seharusnya Pemprov Bengkulu mendukung langkah ini dan kami yakin Pemprov mau rakyatnya memiliki kegiatan ibadah yang baik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Thobari juga menceritakan bahwa ia telah mendapat surat panggilan dari Polda Bengkulu untuk dimintai lagi keterangan. "Saya sudah dapat surat panggilan, namun tadi malam saya dikabari lagi oleh penyidik Polda kalau panggilan terhadap saya itu diundur," imbuh Thobari. (mae)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...