Aku
pernah memikirkan, bahwa setiap manusia pasti ingin punya KEKASIH & TEMAN SEJATI.
Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka. Kebersamaan yang
tak terpisahkan. Namun sekarang aku memilih AMAL SHALEH sebagai
kekasihku. Karena ternyata hanya amal shaleh yang terus mau menemaniku,
sekalipun aku masuk ke dalam kuburku. Aku pernah sangat KAGUM pada manusia
cerdas, manusia yang kaya sekali, manusia yang berhasil dalam karir hidup dan
hebat dunianya. Sekarang aku memilih mengganti kriteria kekagumanku,
aku kagum dengan manusia yang hebat di mata Allah. Manusia yang sanggup
taat dan bertaqwa kepada Allah, sekalipun kadang penampilannya begitu
bersahaja. Dulu aku memilih MARAH karena merasa harga diriku dijatuhkan,
ketika orang lain berlaku zhalim kepadaku atau menggunjingku, menyakitiku
dengan kalimat-kalimat sindiran. Sekarang aku memilih BERSYUKUR dan
berterima kasih, karena ku yakin ada transfer pahala dari mereka. ketika
aku mampu memaafkan dan bersabar.
Aku dulu
memilih, MENGEJAR dunia dan menumpuknya sebisaku. ternyata aku sadari
kebutuhanku hanya makan dan minum untuk hari ini dan bagaimana cara membuangnya
dari perutku. Sekarang aku memilih BERSYUKUR dengan apa yang ada. dan
memilih bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini, dengan penuh makna… dan
bermanfaat untuk sesama. Aku dulu berfikir
bahwa aku bisa MEMBAHAGIAKAN orangtuaku, saudara dan teman-temanku nanti
kalau aku berhasil dengan duniaku. ternyata yang membuat kebanyakan mereka
bahagia bukan itu. melainkan karena sikap, tingkah dan sapaku. ku memilih
membuat mereka bahagia sekarang dengan apa yang ada padaku. Dulu aku memilih
untuk membuat RENCANA-RENCANA dahsyat untuk duniaku, ternyata aku
menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepada-Nya.
Tak ada yang bisa menjamin aku besok bertemu matahari.
Tak ada yang bisa memberikan garansi aku masih bisa menghirup nafas keesokan hari. Sekarang aku memilih memasukan dalam rencana-rencana besarku, yang paling utama adalah agar aku selalu SIAP menghadap kepada-Nya. Ya Allah berilah selalu petunjuk ketika aku MEMILIH. Ya Allah berkahillah dan luruskanlah selalu langkah-langkahku.
Sumber : Kiriman dari
seorang sahabat dengan revisi…fi amanillah wabaraktillah akhiii
No comments:
Post a Comment