22 Aug 2013

Harga Sawit dan Karet Masih Memprihatinkan

BENGKULU – Harga sawit dan karet di Provinsi Bengkulu belum memuaskan. Itu diketahui dari beberapa lokasi perkebunan masyarakat yang berada di Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara. Ditemukan bahwa kondisi harga komoditi sawit dan karet masih memprihatinkan.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Tim Rumah Aspirasi Untuk Rakyat Bengkulu, H. Ahmad Kanedi, SH, MH kepada RB. “Sampai pada hari ini harga sawit berkisar antara Rp 800-Rp 900 per kilogram dan harga karet Rp 5.000-Rp 6.000 per kilogram. Kondisi tersebut tentunya sangat merugikan petani kita dimana rendahnya harga jual tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan,” terang Kanedi yang akrab dipanggil Bang Ken.

Bang Ken mengatakan saat ini biaya produksi yang dikeluarkan petani sangat tinggi sehingga pendapatan petani menjadi sangat rendah dan menimbulkan dampak kondisi keluarga petani semakin hari semakin terpuruk. “Untuk itu, kami dari Rumah Aspirasi mohon kepada Gubernur dan Wakil Gubernur serta semua pihak yang berkompeten untuk dapat mencarikan solusi sesegera mungkin, agar petani kita mendapatkan proteksi harga,” ungkapnya.
Dijelaskan Bang Ken, semakin cepat kondisi harga ini bisa teratasi maka akan semakin baik perekonomian keluarga petani yang ada di Provinsi Bengkulu. “Kita sudah melakukan diskusi dengan Wakil Gubernur terkait hal itu. Kita tunggu saja bagaimana nanti kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah,” terangnya.
Bang Ken meyakini akan beredar banyak opini terkait masalahl ini. ”Namun saya tekankan bahwa kondisi ini memang sebenarnya terjadi,” tutupnya. (RB)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...