Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga tetap
tercurah kepada Nabi Muhammad saw dan utusan yang paling mulia. Risalah ini
ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah semata dan tidak
mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.
Tujuan utama yang sangat
urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia fana ini dengan
ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak menghisabnya pada hari
Kiamat, dan memasukkannya ke dalam surga kenikmatan, hidup kekal didalamnya,
tidak keluar selama-lamanya.
Di dalam risalah yang sederhana ini kami
sampaikan beberapa amalan yang dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar,
yang kesemuanya bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada
Allah yang Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima
segala amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
1. TAUBAT
"Barang siapa yang bertobat sebelum matahari terbit
dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya" (HR. Muslim, No.
2703.)
"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba
selama ruh belum sampai ke tenggorokan".
2. KELUAR UNTUK MENUNTUT
ILMU
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya
Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga" HR. Muslim, No.
2699.
3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH
"Inginkah kalian aku
tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi
dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan
lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan
merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: "Tentu", lalu beliau
bersabda: Zikir kepada Allah Ta`ala" HR. At Turmidzi, No. 3347.
4.
BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN
"Setiap yang ma`ruf
adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan kepada kebaikan (akan mendapat
pahala) seperti pelakunya" HR. Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No. 1005.
5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH
"Barangsiapa yang mengajak
(seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang
yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun" HR. Muslim, No.
2674.