11 Sept 2012

SIAPA YANG SALAH :D

01. lelaki memang mau enaknya aja, nggak mau tanggung jawabnya | salah wanita juga, mau-maunya dikasi tanggungan, nggak enak pula
02. lelaki biasa abis manis sepah dibuang | salah wanita juga, udah tau hubungan nggak ada komitmen, malah umpankan jadi sepah?
03. lelaki baik kalo ada maunya aja | salah wanitanya lagi, udah tau lelaki baik kalo ada maunya, malah diturutin?
04. lelaki enak, kalo dia nggak jadi nikah, gampang cari yang lain | sudah tau begitu, masih nekad diajak pacaran, salah wanitanya lagi
05. lelaki itu hidung belang, nggak setia | salah wanitanya, mau aja digombali, modal rayuan terus dikasi kehormatan?
06. lelaki buaya darat, buset aku ketipu lagi! | hehe.. udah dibikin lagu tuh, salah wanitanya, udah tau buaya, masih direken
07. lelaki maunya menang sendiri! dari tadi kok disalahin wanita melulu! | hehe.. udah tau kan? makanya jangan percaya lelaki kecuali suami
08. fitrah lelaki itu merayu, gombalisme, hidung belangisme dan buaya daratisme | cocok banget dikombinasi sama maksiat pacaran
09. tanpa komitmen akad, alias pacaran doang | lelaki pasti menipu (kalo dia bilang "nggak kok, gue jujur kok" >> itu tanda dia dah nipu)

#World Hijab Day | 04 September



1. #Hijab dikenakan untuk melindungi keindahan diri | atau sesuatu yang dianggap bernilai lagi ranggi #WorldHijabDay
2. #Hijab membuatmu bernilai karenanya dihormati | membuatmu berharga karenanya mulia #WorldHijabDay
3. #Hijab bukan memasung kebebasan Muslimah untuk berekspresi | namun jelas membatasi kenakalan lelaki dalam berimajinasi #WorldHijabDay
4. #Hijab membuatmu mengendalikan "pikiran orang sesuai yang kau mau" | bukan dikendalikan oleh  "maunya pikiran orang tentang dirimu"
5. #Hijab melepasmu dari keharusan ikuti tren dan mode | yang tak pernah dirancang untuk mudah #WorldHijabDay
6. #Hijab samakan kedudukan disisi manusia miskin atau kaya sama | meninggikan kedudukan disisi Allah karena taatnya #WorldHijabDay
7. #Hijab mungkin memberatkanmu didepan pandangan manusia | namun jelas meringankan di sisi Allah nantinya #WorldHijabDay

Mualaf Felix Siauw : Aku dan Islam


“Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa adanya, tanpa reserve”. Begitulah kira-kira suatu pernyataan yang akan selalu saya ingat didalam hidup saya. Waktu itu saya masih seorang penganut Kristen Katolik berusia 12 tahun yang banyak sekali pertanyaan didalam hidup saya. Diantara pertanyaan-pertanyaan itu, tiga pertanyaan yang paling besar adalah: Darimana asal kehidupan ini, Untuk apa adanya kehidupan ini, dan akan seperti apa akhir daripada kehidupan ini. Dari tiga pertanyaan tersebut muncullah pertanyaan-pertanyaan turunan, “Kenapa tuhan pencipta kehidupan ini ada 3, tuhan bapa, putra dan roh kudus? Darimana asal tuhan bapa?”, atau “Mengapa tuhan bisa disalib dan dibunuh lalu mati, lalu bangkit lagi?”. Jawaban-jawaban itu selalu akan mendapatkan jawaban yang mengambang dan tak memuaskan.

Ketidakpuasan lalu mendorong saya untuk mencari jawaban di dalam alkitab, kitab yang datang dari tuhan, yang saya pikir waktu itu bisa memberikan jawaban. Sejak saat itu, mulailah saya mempelajari isi alkitab yang belasan tahun tidak pernah saya buka secara sadar dan sengaja. Betapa terkejutnya saya, setelah sedikit berusaha memahami dan mendalami alkitab, saya baru saja mengetahui pada saat itu jika 14 dari 27 surat dari injil perjanjian baru ternyata ditulis oleh manusia, saya hampir tidak percaya bahwa lebih dari setengah isi kitab yang katanya kitab tuhan ditulis oleh manusia, yaitu Santo Paulus. Lebih terkejut lagi ketika saya mengetahui bahwa sisa kitab yang lainnya juga merupakan tulisan tangan manusia setelah wafatnya Yesus. Sederhananya, Yesus pun tidak mengetahui apa isi injilnya. Lebih dari itu semua, konsep trinitas yang menyatakan tuhan itu tiga dalam satu dan satu dalam tiga (Bapa, Anak, dan Roh Kudus) yang merupakan inti dari ajaran kristen pun ternyata adalah hasil konggres di kota Nicea pada tahun 325 M. Ketika proses mencari jawaban di dalam alkitab pun, saya menemukan sangat sedikit sekali keterangan yang diberikan di dalam alkitab tentang kehidupan setelah mati hari kiamat dan asal usul manusia.

13 Jul 2012

Penumpang Luka 12 Jahitan


RBI, BENGKULU - Data terhimpun, ketiga warga BS yang terluka adalah Sulik (65)warga Desa Suka Maju Kecamatan Air Nipis yang mengalami luka di bagian depan kepala dan mendapat 12 jahitan. Basar (56) mengalami luka dibahu kiri akibat terkena tusukan pisau dan Kamrin (58) warga Desa Keban Jati luka dibagian kepala belakang yang mendapat 4 jahitan.

Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Hery Wiyanto, SH mengatakan, warga yang terluka sedang menjalani perawatan dan dikawal polisi. Sedangkan 24 warga BS lainnya diselamatkan ke Polres Rejang Lebong. “Ada yang dirawat, ada yang diamankan di kantor polisi. Mereka tujuannya untuk bekerja tapi dijalan tiba-tiba dicegat para perampok. Diduga tiga orang warga BS yang terluka itu, sempat melawan hingga akhirnya dihajar para perampok. Saya mengimbau kepada warga kota untuk jangan dulu melewati jalur Rejang Lebong–Curup, cari jalan alternatif lain saja,” saran Hery.

//TNI Siaga

Bus Dirampok, Warga BS Ditusuk dan Dibacok


//Lagi, Binduriang Berdarah 1 Warga Blitar Tewas Ditembak

RBI, CURUP – Bentrok antara aparat kepolisian dengan warga Lembak, kembali terjadi. Akibat bentrokan itu, Edi Bagong (38) bin Gumbret warga Desa Blitar Kecamatan Binduriang tewas ditembak aparat kepolisian tepat dibagian mata kanan.

Menurut polisi Edi diduga sebagai pelaku perampokan sebuah bus Jurusan Jambi-Seginim yang melintas di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tepatnya di Desa Kepala Curup, pukul 23.30 WIB. Bus Doa bersama dengan nopol BD 7019 BK tersebut membawa 24 penumpang yang semuanya berasal dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Pelaku yang diketahui berjumlah 30-an orang menggunakan sepeda motor, terlebih dahulu memecahkan kaca bus bagian depan dan belakang lalu menjarah seluruh harta berharga milik penumpang.

3 Jul 2012

Jembatan Butuh Perbaikan



RB. TALO KECIL – Warga terutama pengguna jalan mengeluhkan rusaknya jembatan penghubung antara Desa Napalan dengan Desa Lubuk Lagan dan Sungai Petai Kecamatan Talo Kecil, Seluma. Pasalnya jembatan sepanjang lebih kurang 5 meter tersebut sudah rusak parah dan membahayakan keselamatan pengendara.

Jembatan yang melintasi Sungai Air Napal sudah cukup lama rusak, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Jembatan perlahan hilang karena lapuk dimakan usia. Sementara intensitas kendaraan yang melintas jembatan tersebut cukup tinggi, mempercepat rusaknya lantai jembatan.

Untuk menghindarkan terjadinya kecelakaan, warga setempat berinisiatif memperbaiki jembatan dengan menambal lubang yang menganga menggunakan papan. Perbaikan yang sifatnya sementara ini tidak mampu bertahan lama. Perlahan papan jembatan kembali rusak atau hilang karena tidak dipasang dengan kuat.

Asyik Judi Biliar, Tiga Warga Dibekuk



RB.COM : LUBUK SANDI – Keberadaan meja biliar hampir di setiap desa akhir-akhir ini, sudah lama dikeluhkan masyarakat Kabupaten Seluma. Lantaran keberadaan permainan ini cendrung dijadikan sebagai ajang berjudi. Dan ini terbukti dengan diringkusnya tiga warga yang diduga lagi bermain judi biliar di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi. Ketiganya, AA (27), Ef (22) dan Iw (28), warga setempat. Sedangkan dua orang lainnya yang ditengarai juga terlibat permainan judi tersebut berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi.

Data terhimpun, penggerebekan anggota Polsek Sukaraja ini berlangsung kemarin (28/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Berawal polisi mendapat informasi di Desa Tumbuan terdapat meja biliar yang kerap dijadikan ajang main judi. Berbekal informasi inilah, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya menggerebek lokasi tersebut. Ketiga tersangka judi tidak mampu berkutik saat polisi datang ke lokasi.

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...