2 Jul 2012

Balon Walikota Dukung Website Museum Koruptor



RBI, BENGKULU – Langkah BEM se Indonesia membentuk website museum koruptor, mendapat apresiasi dari bakal calon Walikota yang akan bertarung 19 September mendatang. Beberapa bakal calon (balon) Walikota yang ditemui Radar Bengkulu Independen, mengaku sangat mendukung dan tidak takut kedepannya akan ikut menjadi penghuni museum koruptor.

Helmi Hasan, SE misalnya. Baginya, website museum koruptor merupakan pilihan aksi yang kreatif dari mahasiswa. Karena menjalankan fungsi social control dan agent of change tidak mesti terpaku dengan demonstrasi dan kegiatan seminar. “Bagus sekali dan tentu saja mendukung. Karena sejalan dengan program membangun tanpa korupsi yang akan saya jalankan bila masyarakat memberikan amanah kepada kami untuk membangun Kota Bengkulu tercinta ini,” kata Helmi kepada Radar Bengkulu saat dihubungi melalui ponselnya kemarin (30/6).

Dengan terbentuknya website museum koruptor, menurut Helmi, tentu menjadi pelajaran bagi pelaku korupsi (koruptor). Karena museum koruptor merupakan sebuah bentuk sanksi sosial yang sangat berat. “Beratnya lebih dari hukum pidana. Nama-nama koruptor ini akan abadi diingat oleh masyarakat. Seperti museum-museum pada umumnya. Seperti dinosaurus, walau telah lama punah, datanya masih tersimpan di museum. Sehingga masih diketahui hingga sekarang. Pada intinya langkah dan terobosan mahasiswa sangat kita apresiasi,” ujarnya.

Tidak jauh berbeda diungkapkan H. M. Syamlan. Bagi balon walikota dari jalur perseorangan ini, terbentuknya website museum koruptor menjadi cambuk kepada pejabat beserta aparatur pemerintah agar tidak mengambil hak masyarakat (korupsi). “Pada prinsipnya bagu, dalam rangka memberi pelajaran kepada para koruptor. Saya pikir membuat website museum koruptor sebuah kreatifitas mahasiswa terhadap masalah korupsi. Saya memberikan apresiasi,” katanya.

Ridwan Marigo, SH yang juga calon Walikota dari jalur perseorangan memberikan masukan kepada mahasiswa untuk gencar melakukan sosialisasi. Karena menurutnya, semakin banyak masyarakat yang membuka website tersebut akan membuat pelaku korupsi semakin malu. “Saya secara pribadi sangat mendukung dan memberikan apresiasi,” kata Ridwan.(san)

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...