4 Jul 2011

Mitan Oplosan Diduga Penyebab Kebakaran

SELUMA TIMUR – Belakangan marak terjadi kebakaran disebabkan minyak tanah (mitan). Tidak kurang ada lima kasus kebakaran yang disebabkan mitan. Dua kasus di Kecamatan Semidang Alas, satu kasus di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi, di Desa Talang Perapat Kecamatan Seluma Barat. Kebakaran di Desa Rawa Indah Kecamatan Ilir Talo, penyebabnya juga mitan.
Bahkan di wilayah Kecamatan Semidang Alas belum lama ini, korban kebakaran sampai tewas. Setelah sempat mendapat perawatan secara medis.

Kapolres Seluma AKBP Yudi Wahyudiana, SIk, MM mengakui adanya dugaan kalau mitan yang beredar sekarang sudah banyak dioplos. Sehingga sangat rawan menyebabkan terjadinya kebakaran.
‘’Saya sudah perintahkan para Kapolsek, Kasat reskrim untuk melakukan penyelidikan. Dengan adanya dugaan mitan oplosan di tengah masyarakat. Karena, ini sangat membahayakan dan mengancam keselamatan,’’ urai Kapolres.
Kapolsek Tais AKP Merson Masluhadi, S.Psi mengatakan kalau pihaknya saat ini sudah mengumpulkan data soal dugaan pengoplosan mitan. Dia menduga ada mitan yang beredar saat ini sudah dicampur dengan bensin.
‘’Soalnya kan harga mitan sekarang sudah jauh lebih tinggi dari bensin. Harga mitan Rp 12.000 per liternya, sedangkan bensin di SPBU hanya Rp 4.500,’’ tandas Merson Masluhadi.
Kapolsek Talo AKP Merzon juga mengatakan pihaknya tengah mencari informasi warung-warung yang menjual mitan oplosan. Dia juga meminta agar warga lebih hati-hati dalam membeli mitan.
‘’Kalau ada warga yang mengetahui warung menjual mitan oplosan atau bercampur bensin, agar segera melaporkannya ke Polsek. Karena, itu sangat membahayakan, bukan saja bagi pemilik warung. Tapi, juga bagi masyarakat luas,’’ pungkasnya.

SB : http://harianrakyatbengkulu.com/?p=3647

No comments:

Post a Comment

Featured Post

Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal

Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...