BENGKULU, KOMPAS.com - Bengkulu diguncang gempa cukup kuat, Minggu (30/10/2011), sekitar pukul 18.52 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat kekuatan gempa 5,7 Skala Richter (SR). Getaran yang cukup kuat membuat warga Kota Bengkulu berhamburan ke luar rumah untuk menghindari kemungkinan terburuk. Namun setelah beberapa detik tidak ada gempa susulan, waga kota kembali masuk ke rumah masing-masing, meski masih merasa khawatir.
30 Oct 2011
28 Oct 2011
Berkas Bupati Seluma Murwan Effendi Segera Lengkap
INILAH.COM, Jakarta - Tersangka kasus korupsi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Murwan Effendi mengatakan berkas penyelidikannya akan segera lengkap (P21), dalam beberapa hari ke depan.
"Belum, belum. Lihatlah dua hari lagi," ucap Murwan saat keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (27/10/2011).
"Belum, belum. Lihatlah dua hari lagi," ucap Murwan saat keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (27/10/2011).
25 Oct 2011
Murman Effendi Semakin Tersudut
JAKARTA – Belum lagi terbebas dari lilitan kasus penyuapan 27 anggota DPRD Seluma, Bupati Murman Effendi yang kini berstatus tersangka semakin tersudut oleh kasus lainnya. Dia harus bersiap menghadapi dakwaan berlapis.
Sumber RB di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan, PT. Puguk Sakti Permai (PSP) memenangkan tender multiyears senilai Rp 381 miliar atas campur tangan bupati.
Kini penyidik KPK pun mulai mengusut proses tender 26 paket proyek sekaligus yang dinilai janggal dan terdapat unsur KKN, lantaran perusahaan tersebut pemiliknya atas nama istri dan anak bupati sendiri. Diam-diam, sejak Kamis (20/10) lalu, KPK sudah memeriksa tiga PNS Pemda Seluma terkait proses lelang.
Sumber RB di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan, PT. Puguk Sakti Permai (PSP) memenangkan tender multiyears senilai Rp 381 miliar atas campur tangan bupati.
Kini penyidik KPK pun mulai mengusut proses tender 26 paket proyek sekaligus yang dinilai janggal dan terdapat unsur KKN, lantaran perusahaan tersebut pemiliknya atas nama istri dan anak bupati sendiri. Diam-diam, sejak Kamis (20/10) lalu, KPK sudah memeriksa tiga PNS Pemda Seluma terkait proses lelang.
Dewan Dijanjikan Dapat Ruko/Orang
BENGKULU – Menjelang sidang Bupati Seluma H. Murman Effendi, SE, SH, MH, sang pelapor kasus Seluma ke KPK, Mufran Imron, melontarkan kejutan baru. Apa? Menurut dia, anggota dewan Seluma bukan hanya diberi uang suap Rp 100 juta per orang, tapi juga dijanjikan bonus lainnya berupa rumah toko (ruko). Menurut dia, itu komitmen apabila Perda Multiyears lolos.
Menurut dia, sebenarnya janji komitmen gratifikasi yang akan diberikan ke dewan pun bukan hanya Rp100 juta itu saja. Jika proyek terus berjalan selama 5 tahun, maka lima tahun berturut-turut masing-masing dewan menerima Rp100 juta/tahun. Itu artinya janji komitmen yang akan dibayarkan Murman sebenarnya Rp500 juta/dewan. Akan tetapi urung dilakukan, karena terlanjur diungkap KPK. “Selain itu ada pula janji ruko per anggota dewan. Makanya banyak yang tergiur,” tukas Mufran.
24 Oct 2011
Anggota Dewan Seluma Kembali Diperiksa KPK
JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa saksi dalam kasus dugaan suap anggota DPRD Seluma. Kemarin (21/10), anggota Komisi I Pirin Wibisono yang menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi untuk tersangka suap Bupati Seluma Murman Effendi.
Politisi Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK) itu memenuhi panggilan KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi dari petugas KPK, dia meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 16.00 WIB, sore. Selain Pirin, sehari sebelumnya, Kamis (20/10), informasinya KPK juga memeriksa Direktur PT. PSP Bambang Supriadi. Namun tidak terpantau karena namanya tidak ada di daftar jadwal pemeriksaan.
KPK: DPRD Seluma Segera Tsk
BENGKULU – Anggota DPRD Seluma yang diduga menerima suap untuk meloloskan Perda No 12 Tahun 2010 Tentang Multiyears bakal tidak bisa tidur nenyak. Apa pasal? Setelah menetapkan Bupati Seluma, H. Murman Effendi, SH, MH sebagai tersangka, dalam waktu dekat KPK akan menetapkan rombongan anggota dewan sebagai tersangka. Kepastian ini disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dr. Mochammad Jasin, MM dalam kunjungannya ke Bengkulu kemarin.
20 Oct 2011
KPK Kantongi 9 Kasus Seluma
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat ini telah mengantongi sembilan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Seluma. Sembilan kasus itu semuanya dilaporkan oleh anggota Komisi II DPRD Seluma Mufran Imron ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kami menyampaikan sembilan kasus di Seluma untuk diusut KPK. Termasuk kasus-kasus lama yang nilai dugaan korupsinya cukup besar,” kata Mufran Imron, ketika dihubungi via telepon, kemarin (18/10).
“Kami menyampaikan sembilan kasus di Seluma untuk diusut KPK. Termasuk kasus-kasus lama yang nilai dugaan korupsinya cukup besar,” kata Mufran Imron, ketika dihubungi via telepon, kemarin (18/10).
KPK Tetapkan Bupati Kabupaten Seluma sebagai Tersangka Kasus Suap
Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Seluma berinisial ME menjadi tersangka pada kasus suap berkaitan dengan pelaksanaan pembuatan Rancangan Peraturan Daerah dan pelaksanaan Peraturan Daerah mengenai pengikatan dana anggaran pembangunan infrastruktur peningkatan jalan dengan konstruksi hotmix dan jembatan melalui pelaksanaan pekerjaan tahun jamak untuk masa lima tahun anggaran.
Soal Sengketa PT SIL, Dewan Libatkan Polisi
BENGKULU – Polemik sengketa lahan antara warga dan PT Sindabi Indah Lestari (SIL) Seluma sepertinya bakal berbuntut panjang. Setelah mendatangi Kanwil Hukum dan HAM, perwakilan warga di 5 desa masing-masing Desa Lunjuk, Tumbukan, Pagar Agung, Sengkuang Jaya, Renah Panjang dan Talang Prapat mengadukan nasib mereka ke DPRD Provinsi Bengkulu. Dalam hearing (dengar pendapat) tersebut, dewan segera berkoordinasi dengan Polda Bengkulu dan Pemda Provinsi.
17 Oct 2011
Pirin: Saya Memang Terima Cek Rp 100 Juta
Salah satu anggota Kelompok 17, Pirin Wibisono, yang juga anggota Komisi I DPRD Seluma, mengakui telah menerima cek dari Ali Amra senilai Rp 100 juta. Dia mengaku pasrah saja dengan apa yang bakal terjadi.
Nasib Bupati Seluma Bisa Seperti Walikota Bekasi
JAKARTA – Vonis bebas yang dijatuhkan hakim Tipikor Bandung terhadap terdakwa korupsi Walikota Bekasi nonaktif, Mochtar Muhammad, terus jado menuai sorotan tajam. Apalagi nasib baik yang dialami penyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat itu tak menutup kemungkinan juga akan dialami Bupati Seluma Murman Effendi yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal ini menjadi perhatian Ketua Ikatan Mahasiswa Hukum Seluma, Husni Tamrin. Dia menyatakan,
Hal ini menjadi perhatian Ketua Ikatan Mahasiswa Hukum Seluma, Husni Tamrin. Dia menyatakan,
Ketua Dewan Seluma Diperiksa KPK Lagi
JAKARTA – Ketua DPRD Seluma Zaryana Rait, kemarin kembali menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 18.30 WIB, kemarin dia belum kunjung keluar dari gedung KPK. Pemeriksaan ini adalah lanjutan pemeriksaan di hari sebelumnya. Sebab sebagai Ketua DPRD Seluma, dia juga diduga menjadi salah satu penerima dua lembar cek senilai Rp100 juta. Meski begitu, sebelumnya Zaryana sempat membantah.
14 Oct 2011
Murman Sudah Bisa Umbar Senyum
JAKARTA – Tersangka suap anggota DPRD seluma, Murman Effendi, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin (11/10). Kali ini penampilan Bupati Seluma itu terlihat berbeda. Murman yang sebelumnya selalu terlihat tegang dan menghindari wartawan, kini sudah bisa mengumbar senyum.
Ketua DPD Partai Demokrat Bengkulu itu diperiksa penyidik selama empat jam kemarin (11/10). Dia tiba di gedung KPK Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan sejak pukul 14.10 WIB menggunakan mobil tahanan. Sembari berjalan menuju gedung KPK, Murman sempat menyatakan akan buka-bukaan mengenai kasus yang menimpa dirinya.
KPK Pastikan Perpanjang Masa Penahanan Murman
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memperpanjang masa penahanan Bupati Seluma Murman Effendi. Sebelumnya Murman ditahan selama 20 hari dan masa tahanan itu akan habis pada Sabtu (15/10) lusa. Kepastian perpanjangan masa tahanan Murman Effendi di Rutan Kelas I Cipinang itu disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi membenarkkan hal tersebut.
“Sedang disiapkan (berkas perpanjangan). Kemungkinan akan diperpanjang lagi. Perpanjangan penahanan ini untuk kepentingan penyidikan,” katanya.
KPK Periksa Upik Bidin
BENGKULU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mempreteli kasus-kasus lain di Kabupaten Seluma. Perkembangan terbaru, KPK saat ini sedang menyidik dugaan korupsi pembangunan Mes Pemda Seluma di Jakarta. Sejumlah saksi akan diperiksa.
Rencananya, sekitar pukul 10.00 WIB hari ini (13/10), penyidik KPK akan memeriksa mantan Ketua DPRD Seluma, Rosnaini Abidin atau lebih dikenal dengan Upik Bidin. Merespon surat panggilan KPK tersebut, Rosnaini Abidin mengatakan siap datang ke KPK untuk memberi keterangan.
8 Oct 2011
Maras Tengah Tuntut Pembangunan Jalan
SAM, BE - Warga Desa Maras Tengah Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), Seluma kembali menyuarakan harapan pembangunan jalan. Desa yang berada di pelosok yang jauh dari jalan lintas tersebut, dari zaman ke zaman hingga kini belum pernah mendapat akses jalan yang dibangun dengan aspal. Lokasi Maras Tengah sendiri berada pada jarak 3 km dari jalan lintas di Desa Jambat Akar Kecamatan SAM. Jumlah penduduk di dalam desa terpencil itu ribuan orang dengan mata pencaharian petani sawah, sawit, karet dan kopi. Sejak beberapa tahun terakhir, ketika kebun-kebin sawit dan karet milik warga mulai produksi, harga di situ sangat rendah akibat medan jalan yang berat.
Diduga, Lahan Kantor Seluma Dikorupsi
JAKARTA – Informasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mulai mengusut kasus-kasus lain di Kabupaten Seluma, kembali membuat anggota Komisi II DPRD Seluma Mufran Imron, bersuara lantang. Dia bahkan meminta agar KPK juga mengusut penggunaan anggaran daerah untuk pergantian lahan perkantoran di Seluma.
“Sangat bagus kalau itu dilakukan (pengusutan kasus lain). Sebab dari dulu saya sudah mempertanyakan soal anggaran pergantian lahan di APBD. Bukan hanya soal tanah, tapi juga aset,” kata Mufran ketika dihubungi via telepon, kemarin (7/10).
“Sangat bagus kalau itu dilakukan (pengusutan kasus lain). Sebab dari dulu saya sudah mempertanyakan soal anggaran pergantian lahan di APBD. Bukan hanya soal tanah, tapi juga aset,” kata Mufran ketika dihubungi via telepon, kemarin (7/10).
Listrik Normal, Tunggu Interkoneksi
TAIS, BE - Persoalan kekurangan daya listrik di Kabupaten Seluma diperkirakan belum akan dapat teratasi dalam waktu cepat. Sehingga, byarpet atau listri hidup mati dan spaning rendah akan terus terjadi hingga waktu kedepan. Namun, harapan akan normalnya listrik di Kabupaten Seluma setelah proyek interkoneksi Sumsel-Bengkulu Selatan selesai.
6 Oct 2011
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Dipanggil KPK
Jakarta, CyberNews. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, memanggil Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Sayogo Hendrosubroto. Sayogo dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan layanan masyarakat di Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI Jakarta.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,"kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha kepada pers di kantornya, Rabu (5/10).
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi,"kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha kepada pers di kantornya, Rabu (5/10).
KPK periksa para istri anggota DPRD Seluma
Bengkulu (ANTARA News) - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa empat istri anggota DPRD Seluma, Bengkulu di Markas Komando Brimob, Senin (3/10) "Iya, kami mendapatkan surat pemeriksaan istri oleh KPK hari ini jam 09.00 WIB untuk menghormati hukum kami datang," kata Jonadi salah seorang anggota DPRD Seluma, Selasa.
Mobil Bupati Seluma Hangus Terbakar
BENGKULU, KOMPAS.com - Kebakaran yang melanda dua unit bengkel di kawasan Pasar Panorama, Kota Bengkulu menghanguskan satu mobil Mercedez milik Bupati Seluma Murman Effendi yang kini sedang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Api berasal dari bengkel dinamo milik Sugeng. Awalnya, terdengar ledakan keras dari belakang bengkel, tiba-tiba api mendadak membesar dan menghanguskan bengkel dinamo dan bengkel mobil yang kebetulan berdampingan, termasuk mobil milik bupati Seluma," kata Didi salah seorang saksi mata, di Bengkulu, Rabu (5/10/2011).
Subscribe to:
Comments (Atom)
Featured Post
Jangan Tertipu oleh Banyakanya Amal
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, memperbanyak amalan sholeh dan menahan diri dari perbuatan dosa. Se...
-
Komisi Pemberantasana Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kabupaten Seluma berinisial ME menjadi tersangka pada kasus suap berkaitan dengan p...
-
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI saat ini telah mengantongi sembilan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Seluma. Sembilan kas...
-
Senin, 06 Desember 2010 TAIS, BE - Sekretaris Daerah (Sekkab) Seluma, Drs H Mulkan Tajudin MM mengatakan Pemkab Seluma akan terus konsis...